Selasa, 08 September 2009

cara daur ulang kertas


Bagi kita mendengar kata sampah/waste tentunya yang terlintas di pikiran kita adalah sesuatu yang jorok, menjijikkan dan berbau busuk.Pencitraan tersebut memang tidak salah karena sampah memang sesuatu yang tidak ingin kita koleksi dan maunya harus cepat dibuang. Sedangkan menurut wikipedia, sampah merupakan material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses.
Sampah harus mampu didaur ulang agar tidak menjadi timbunan yang tidak berarti. Karena timbunan sampah dapat merusak lingkungan hidup di bumi yang pada akhirnya mempercepat usia bumi itu sendiri.

Daur ulang sampah merupakan salah satu kebiasaan yang patut kita tiru dalam rangka berkontribusi secara positif terhadap bumi kita ini. Untuk masalah kebiasaan tersebut, anda dapat membaca pada postingan saya sebelumnya.

Pada postingan kali ini, saya mencoba untuk menguraikan cara daur ulang sampah kertas sebagaimana yang ditulis oleh saudara dhinok, yaitu :
1. Kertas bekas yang telah disobek-sobek sebesar perangko, direndam minimal 12 jam agar serat-seratnya menjadi lunak diresapi air. Perendaman dapat pula dibantu dengan perebusan untuk mempercepat proses peresapan air.
2. Kertas yang telah lemas direndam air / direbus, dihancurkan dengan blender. Dengan perbandingan 1 ; 4 (4 bagian air untuk 1 bagian kertas). Lama pemblenderan tidak lebih dari 1 menit, sebaiknya dilakukan 2 kali pemblenderan dengan
interval 30 detik saja.
3. Bubur kertas yang diperoleh dari pemblenderan dikumpulkan dalam satu wadah. Selanjutnya dapat dilakukan pencucian untuk mengurangi kadar asamnya dengan cara menyaring bubur kertas pada kain yang agak lebar dan meletakkannya di atas ember berisi air. Dengan demikian bubur kertas dapat dicuci sekaligus memisahkan potongan-potongan kertas yang mungkin belum hancur akibat pemblenderan.
4. Selanjutnya bubur kertas siap untuk diolah, dapat dicetak langsung maupun dilakukan pencampuran warna dan serat. Masukan bubur kertas yang hanya bercampur dengan warna saja, atau bercampur dengan serat saja, atau bercampur dengan pewarna dan serat maupun bubur kertas tanpa campuran, kedalam ember kotak tempat cetakan. Perbandingan antara jumlah air dan bubur kertas tetap 4 : 1 (4 bagian air untuk 1 bagian bubur kertas). Aduk-aduk hingga campuran air dan bubur kertas merata.
5. Masukkan bingkai cetakan, dengan posisi bingkai cetak yang memakai kain kassa berada dibawah dan bingkai kosong dibagian atas sisi kain kassa. Masukkan hingga kedasar ember cetak, dengan hati-hati. Atur posisi bingkai cetak agar datar dan sejajar permukaan air. Kemudian angkat bingkai tersebut dengan hati-hati dalam posisi datar. Bubur kertas akan tercetak dipermukaan bingkai dengan bentuk seperti selembar kertas yang basah. Angkat bingkai penutup dengan cepat, jangan sampai airnya memerciki lembaran kertas yang masih basah tadi. Kemudian ditiriskan dalam
posisi miring sekitar 30 derajat hingga airnya tinggal sedikit. Selanjutnya kertas basah tersebut siap untuk ditransfer ke atas permukaan alas cetak untuk dikeringkan.
6. Bingkai cetak dibalik, sehingga kertas basah menghadap ke alas cetak. Letakkan bingkai cetak dengan kertas basah tersebut pada alas cetak dengan hati-hati. Pada bagian atas bingkai cetak atau sisi sebaliknya dari kertas basah dapat dilakukan pengeringan dengan menggunakan spon. Selain untuk mempercepat pengeringan juga untuk mempermudah proses pemindahan kertas. Jika sudah cukup kering bingkai cetak sudah dapat diangkat dari alas cetak, lakukan dengan hati-hati agar kertas tersebut tidak cacat.
7. Kertas yang telah dipindahkan ke alas cetak tinggal menunggu kering saja, tetapi sebaiknya tidak dijemur dibawah matahari langsung. Dapat juga diselingi dengan pengepresan sewaktu kertas belum kering, dengan cara lapisi setiap lembar kertas dengan kain dan tumpuk sampai beberapa lapis kemudian diletakkan diantara papan pengepresan, lakukan selama kira-kira 10 menit. Jika kertas sudah kering,pengepresan dilakukan selama 1 jam.

Nah mudah kan, selamat mencoba..

0 comments:

Posting Komentar

DigNow.net
My Ping in TotalPing.com
Entertainment blogs

AddThis

Bookmark and Share
Bloggerian Top Hits
Movie & Film Blogs - BlogCatalog Blog Directory
Entertainment Blogs
Indonesian Blogger
Add to Technorati Favorites
free counters